Minggu, 16 Maret 2014

Senin, 01 Oktober 2012

KORUPSI meluas DI RI

theryabong@ymail.com

berjalan kedepan mamandang terlihat dengan sendirinya dihiasi alunan suara buaya memangsa urat urat   manipulasi jabatan dengan langkah yang sesat.
bagaimana sesatnya setiap acara terpelesat masuk didalam saku yang bukan isi sepantasnya.
dia, dia yang meproklamekan pemberantasan sesat dia juga yang membuat sesat, air mata terbuat sesat hanya bisa berduyun duyun jatuh tanpa bisa berbuat baik demi masa yang akan data.
tak terhidari bagaimana bisa dia menang terhadap aturan yang mampu dia ubah menjadi sebuah kekuatan untuk saku yang lebih banyak.
RI hitam dimasa sekarang
RI sesat dimasa ini
RI gundah di masa lepas
lepas dari kepergian pembuat prolamasi.
apakah RI gelap juga di masa yang akan datang?
tertetapkan kesadaran akan sebuah anak anak pimpinanannya yang tak bisa berbuat apa atas kekejamannyam, kekejaman yang tanpa menyadarkan saku bukan miliknya.
maka selama itulah awan gelap selalu menyelimuti negri itu. 
sadarlah itu bukan milikmu
sadarlah itu milik kami yang tertindas
sadarlah ada mata mata tuhan yang melihatmu.
melihatmu manambah saku kenikmatan hanya untukmu.

Selasa, 19 Juni 2012

puisi cinta ku

Beda Aku Dan Kamu

Jalan yang indah saat mencoba mempersatu hati dengan kata mengerti,
kata yang pasti tersirat dalam cinta .
terlihat tatapan matamu yang pasti saat aku mengucap kata cinta. seiring dengan perjalanan cinta yang
indah, terlihat perubahan mata yang tak bisa dimengerti dengan arti memahami... terlekan oleh setiap waktu
terang seakan gelap, putis seakan hitam. kau akhiri kisah cinta ini dengan kata "tidak bisa mengerti'
habis cerita cinta ini. 

Kamis, 24 Mei 2012

hanya ingin tanpa bisa tercapai



sejauh mata melihat ada kedalaman yang selalu ingin terungkap dangan usaha yang sulit di mengerti olehna sampai saat ini, keberi cita, ku beri rasa yang tak terduga itu hampa. sekan itu adalah tombak yang selalu bisa dipatahkan. bisakah aku mengungkap kedalaman cinta yang ingin ku kenal darimu jika kau selalu tak menganggap aku ada, jika kau selalu menggap aku benalu di dalam hidupku, padahal mimpiku ingin membuat kau bahagia dengan rasa dari bentuk perhatian dan kasih sayang ku.

Rabu, 23 Mei 2012

puisi cerita

ego pemecah kebersamaan langkas bersama saat membangun sebuah impian yang pasti, diiringi doa dan tata cara yang nyata. serentak menuju impian tersenggol percika percikan batu pemanas pendapat, seolah gedung yang runtuh diterjang angin kencang dalam hitungan detik terhancurkan, sebuah kebersamaan hancur melalu ego yang tak terkendali yang pada akhirnya terpisah dari impian yang dianggapnya, kau lantunkan keinginan keras yang bermaksud berdiri sendiri tanpa adanya langkah yang serentak sama awal mula kau buat impiannya itu. mengapa ? mengapa? kau buat ego sehingga impain itu menjadi tabu, kau buat ego sehingga ada tinjuan dingin sesama langkah yang serentak tadi,.,. bukankan serentak itu lebih baik dari pada kau berdiri sendiri tanpa ada langkah yang tang mampu berbicara dan berpendapat yang mampu buat impian itu jadi nyata. maka lupakanlah ego cari langkah langkahmu kembali ketika kau buat dan kau tunjukan impian yang nyata itu.