Senin, 01 Oktober 2012

KORUPSI meluas DI RI

theryabong@ymail.com

berjalan kedepan mamandang terlihat dengan sendirinya dihiasi alunan suara buaya memangsa urat urat   manipulasi jabatan dengan langkah yang sesat.
bagaimana sesatnya setiap acara terpelesat masuk didalam saku yang bukan isi sepantasnya.
dia, dia yang meproklamekan pemberantasan sesat dia juga yang membuat sesat, air mata terbuat sesat hanya bisa berduyun duyun jatuh tanpa bisa berbuat baik demi masa yang akan data.
tak terhidari bagaimana bisa dia menang terhadap aturan yang mampu dia ubah menjadi sebuah kekuatan untuk saku yang lebih banyak.
RI hitam dimasa sekarang
RI sesat dimasa ini
RI gundah di masa lepas
lepas dari kepergian pembuat prolamasi.
apakah RI gelap juga di masa yang akan datang?
tertetapkan kesadaran akan sebuah anak anak pimpinanannya yang tak bisa berbuat apa atas kekejamannyam, kekejaman yang tanpa menyadarkan saku bukan miliknya.
maka selama itulah awan gelap selalu menyelimuti negri itu. 
sadarlah itu bukan milikmu
sadarlah itu milik kami yang tertindas
sadarlah ada mata mata tuhan yang melihatmu.
melihatmu manambah saku kenikmatan hanya untukmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar